HBA Senin, 19 Januari 2026

Jelang IPTF World Cup Qualifier 2026, Komisi HBA & Tent Pegging Gelar Training Camp di Parongpong

Jelang pelaksanaan event International Tent Pegging Federation (ITPF) World Cup Qualifier yang akan diselenggarakan di Yordania pada 29-31 Januari 2026 mendatang, Komisi Horseback Archery (HBA) & Tent Pegging PP PORDASI kembali menggelar Training Camp dalam rangka mempersiapkan Timnas Tent Pegging yang akan mewakili Indonesia pada event tersebut. Adapun kegiatan tersebut dipusatkan di YONKAVKUD I Sembrani Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat (10-17/1).

Ini merupakan kali kedua Komisi HBA & Tent Pegging menggelar kegiatan serupa setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan pelatihan bagi Timnas HBA Indonesia yang berlaga di IHAA World Championships yang digelar di Tennessee Valley Archery, Amerika Serikat pada September 2025 silam.

“Kegiatan ini merupakan pelatihan tahap kedua setelah Talent Scouting atau pelatihan dasar dan seleksi atlet yang telah diselenggarakan pada Desember 2025 lalu di JIEPP Jakarta. Jadi dalam pelatihan ini, atlet-atlet yang telah terpilih akan dimaksimalkan kemampuannya untuk dapat bertanding di ajang ITPF World Cup Qualifier,” terang Ketua Komisi HBA & Tent Pegging, Deri Asta.

Pada pelatihan yang ditangani langsung oleh pelatih professional Tent Pegging, Muhammad Naeem Zangar asal Pakistan yang memiliki standar Golden Badge Coach, para atlet diberikan materi pelatihan dengan menyesuaikan kelas-kelas pertandingan dalam Tent Pegging seperti perseorangan, berpasangan (2 atlet), dan tim (4 atlet).

“Selain memaksimalkan kemampuan individual, kami juga sangat fokus untuk meningkatkan kemampuan para atlet secara tim baik bertanding secara bersamaan atau berurutan yang memiliki catatan poin tertinggi. Dari hasil simulasi latihan yang dikondisikan sama seperti pertandingan, capaian poin para atlet sudah konsisten dan cukup baik, sehingga diharapkan dapat bersaing saat dipertandingan nanti,” sambung Deri Asta.

Deri juga mengungkapkan, 5 atlet terpilih telah berlatih sangat keras dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 15.00 yang didukung dengan ketersediaan 10 ekor kuda. Segala kegiatan dengan jadwal yang padat tersebut memang dipersiapkan untuk mengejar ketertinggalan Timnas Tent Pegging Indonesia disbanding negara-negara lain.

“Dibabak kualifikasi nanti, Indonesia memang berada di grup neraka dan harus bersaing dengan negara-negara yang telah memiliki atlet-atlet Tent Pegging dengan kemampuan yang sangat baik, namun bila bicara target, tentu kami semua menargetkan Indonesia lolos babak kualifikasi tersebut,” lanjut Deri.

Sementara itu, para atlet yang terpilih untuk bergabung dalam Timnas Tent Pegging Indonesia berdasarkan hasil seleksi adalah Alan Pratama, Kenzie Alkautsar, Abdurrahman, Muhammad Shalah Syahada, dan Letda KAV Yosua Sitorus. Adapun Timnas Tent Pegging Indonesia rencananya akan berangkat menuju Yordania pada 26 Januari 2026 mendatang.

Bagikan